Sabtu, 23 April 2011

Jelang Pemilukada Banten 2011, Gambar Atut Chosiyah dan Wahidin Halim Marak

Rabu, 22 Desember 2010 - 14:46:09 WIB
Jelang Pemilukada Banten 2011, Gambar Atut Chosiyah dan Wahidin Halim Marak
Diposting oleh : Iman Nur Rosyadi
Kategori: Politik - Dibaca: 280 kali

Serang - Meski Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) Provinsi Banten yang memiliki Gubernur dan Wakil Gubernur Banten baru akan dimulai tahun 2011, gambar dan foto yang diperkirakan akan muncul sebagai calon sudah mulai bertebaran di sejumlah daerah, termasuk di Kota Serang. Gambar itu terpampang di jalan-jalan utama dan angkutan umum seperti Angkota Kota (Angkot) maupun angkutan antara daerah.

Gambar yang mulai menarik perhatian publik antara lain Atut Chosiyah sebagai Gubernur Banten dan Wahidin Halim sebagai tokoh di bidang tertentu. Hingga Rabu siang (22/12/2010), gambar yang paling mencolok dari kedua tokoh itu adalah gambar Atut Chosiyah. Belum ada tokoh lain yang sengaja menaruh gambar-gambar sebagai sebuah proses sosialisasi.

Gambar Atut Chosiyah, Gubernur Banten yang memastikan diri akan muncul sebagai salah satu calon dalam Pemilukada Banten tahun 2011 benar-benar tersebar d sepanjang jalan. Gambar itu tertuang dalam program sosialisasi yang digagas sejumlah satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan dinas-dinas lainnya.

Misalnya Dinas Kesehatan Provinsi Banten terpampang di perempatan Kebon Jahe, perempatan Warung Pojok, perempatan Ciceri, jalan menuju Kepandeang, jalan raya menuju ke arah Pandeglang dan sejumlah ruas jalan lainnya. Gambar serupa dengan pose layaknya bintang film juga ditemukan di sejumlah ruas jalan di Pandeglang, Rangkasbitung dan Cilegon.

Gambar-gambar Atut Chosiyah juga sangat mewarnai iklan-iklan dan advetorial di hampir di semua media cetak lokal yang terbit di Serang, Cilegon maupun di Tangerang. Bahkan sejumlah media cetak, gambar Atut Chosiyah itu memenuhi hampir sebagian besar halaman medianya. Sedankan sebuah di sejumlah radio, suara Atut Chosiyah berkumandang setiap menjelang adzan solat, terutama di Polaris FM yang disinyalir radio tersbut milik keluarga Atut Chosiyah.

Sedangkan Wahidin Halim hingga saat ini masih sebatas perkenalan melalui kendaraan angkutan kota. Gambar Wahidin Halim yang mengenakan peci dan baju koko putih. Gambar itu ditempatkan di bagian belakang dengan model transparan, yaitu penumpang tetap bisa melihat dari dalam keluar, meskipun kaca belakang ditempel gambar Wahidin Halim.

Reaksi terhadap gambar ini adalah Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya memerintahkan penghapusan gambar Wahidin Halim yang terpampang di angkutan kota di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak dengan alasan mengganggu ketertiban dan menggangu kenyamanan penumpang. Namun Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya tidak bereaksi terhadap maraknya gambar-gambar Atut Chosiyah sebagai Gubernur Banten dengan alasan bahwa yang disosialisasikan adalah program pemerintah. (dika)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar